Blunder Karius Terjadi Karena Gegar Otak?

Karius LiverpoolManajer Liverpool, Jurgen Klopp mengeluarkan statement yang cukup unik. Klopp mengatakan bahwa dua blunder yang dilakukan oleh kiper Loris Karius dalam pertandingan final Liga Champions memang disebabkan oleh dari gegar otak yang dia alami.

Liverpool menelan kekalahan dalam pertandingan final Liga Champions bulan Mei silam dari Real Madrid. Saat itu Mohamed Salah harus mengakui keunggulan sang rival dengan skor 3-1.

Usai pertandingan, Karius menjadi buah bibir publik dunia. Pasalnya, kiper berkebangsaan Jerman ini disebut-sebut sebagai biang kekalahan Liverpool atas dua blundernya yang berbuah gol bagi Los Galacticos.

Yang pertama, dia salah melempar bola yang kemudian diserobot dan berbuah gol dari Karim Benzema. Kemudian dia gagal menghalau tendangan jarak jauh Gareth Bale. Setelah pertandingan berakhir, tak lama kemudian muncul video pelanggaran Sergio Ramos terhadap Karius. Kapten Real Madrid itu terlihat membentur kepala Karius dengan sikunya.

Pelanggaran Sergio Ramos berlangsung hanya beberapa menit sebelum terjadinya gol pertama dari Benzema. Setelah beberapa pekan setelah pertandingan tersebut, Liverpool memeriksakan kepala Karius dan ia dikonfirmasi menderita gegar otak.

Dari situ muncul statement bahwa dua kesalahan tersebut terjadi adalah akibat dari gegar otak tersebut. Statement ini sendiri kemudian sempat jadi bahan cemoohan di media sosial karena dianggap tidak masuk akal.

Klopp akhirnya angkat bicara untuk yang pertama kalinya terkait masalah ini. Ia menegaskan bahwa dua kesalahan itu memang imbas dari gegar otak. Akan tetapi, mantan manajer Borussia Dortmund ini juga menegaskan tidak akan memakai hal ini sebagai alasan kekalahan timnya.

“Saya sama sekali tidak peduli dengan apa yang orang bilang. Benar-benar tidak penting apa yang dikatakan orang-orang itu. Saya juga tidak menggunakannya sebagai alasan kekalahan kami,” ungkap Juergen Klopp.