Conte: Pertahankan Juara Premier League Lebih Sulit Dibanding Scudetto

Antonio ContePelatih Chelsea, Antonio Conte, mencoba membandingkan antara kesulitan mempertahankan gelar juara Liga Italia Serie A (Scudetto) dengan juara Premier League. Conte menilai jika Liga Inggris jauh lebih sulit.

Chelsea sekarang ada dalam posisi yang kurang menguntungkan dalam mempertahankan gelar Premier League mereka. Dari tujuh laga yang sudah dijalani di sepanjang musim ini, The Blues sudah kehilangan delapan poin penting.

Chelsea kalah di tangan Burnley di pekan pembuka, kemudian dipermalukan Manchester City di Stamford Bridge akhir pekan lalu, juga menuai hasil imbang saat menjalani derby London melawan Arsenal.

Dengan hasil-hasil itu, Chelsea pun kini ada di peringkat keempat klasemen sementara dengan perolehan 13 poin. Mereka tertinggal enam poin dari Manchester City dan Manchester United, yang masing-masing ada di peringkat satu dan dua. Peluang Chelsea untuk mempertahankan gelar juara Liga Inggris pun mulai diragukan.

Ketika masih melatih di Italia dengan menangani Juventus, Conte mempunyai pengalaman menjadi juara Liga Italia selama tiga kali berturut-turut. Dia memenangkan scudetto bersama Il Bianconeri musim 2011/2012, 2012/2013, dan 2013/2014. Conte pun mengungkapkan perbedaan situasi dengan saat dia menangani Chelsea saat ini.

“Itu sangat berbeda. Juventus tampil sebagai juara melawan tim yang sangat kuat seperti AC Milan (pada 2011/2012). Kemudian mereka menjual Thiago Silva dan Zlatan Ibrahimovic. AC Milan pun jadi menjadi lebih lemah. Itu bukan menjadi lebih sederhana, tapi lebih mudah untuk kembali jadi juara. Di Premier League, tim yang musim lalu lebih kuat, musim ini jauh lebih kuat” kata Antonio Conte dalam ESPN FC.

“Ada kepuasan besar di musim lalu, karena jangan lupa kami mengakhiri musim di peringkat ke-10 pada musim sebelumnya, lalu kamu menjadi juara dan sampai di final Piala FA. Musim lalu itu luar biasa. Musim ini kami harus mengerahkan kemampuan terbaik, dan mendapatkan kepuasan. Itu tak akan mudah, tapi musim lalu juga tak mudah,” Antonio Conte menambahkan.