Dortmund Buka Pintu Penawaran Untuk IIkay Gundogan

Kabar kurang sedap datang dari dapur klub asal Budesliga Jerman, Borussia Dortmund yang dikabarkan siap bertarung di sisa musim ini tanpa harus bertumpu tangan lagi pada sosok pemain bertahan yang bernama IIkay Gundogan, berita ini telah dirilis oleh Bild.

Berita ini berdasarkan apa yang sedang terjadi dalam manajem klub dan juga dari sang pemain itu sendiri. Pasalnya Gundogan tidak mau menandatangani pengajuan kontrak baru nya yang ditawarkan oleh pihak Dortmund, dimana kontrak dia sendiri akan berakhir pada tahun 2017 mendatang. Namun semua itu lantas ditolak Gundogan yang berasumsi bahwa dirinya akan mencari petualangan baru di liga lain dan tidak mau memperpanjang kontrak baru nya dengan klub.

Untuk itu pihak klub, langsung bergerak cepat dengan membuka pintu lebar-lebar bagi klub manapun yang ingin mencoba melakukan negoisasi terkait transfer sang pemain. Namun belum dipastikan berapa harga awal yang akan dirilis oleh Dortmund dalam hal penawaran Gundogan.

Selama berkarir di Dortmund, IIkay Gundogan berhasil mempersembahkan beberapa gelar liga domestik maupun Eropa, kontribusi nya di klub sangat diandalkan. Terbukti setiap Dortmund bermain dirinya pasti menjadi line up dan sukses memberikan penampilan terbaiknya selama pertandingan berakhir. Maka dari itu, pihak klub sangat menyesalkan keputusan sang pemain yang tidak mau memperpanjang kontrak baru bersama Dortmund.

Dan sampai sejauh ini, kabar yang dirilis oleh beberapa media Jerman menyebutkan jika Dortmund tengah mempersiapkan berkas-berkas Gundogan. Hal ini dilakukan oleh pihak klub sebagai langkah awal mempersiapkan apabila ada penawaran yang masuk dari klub lain yang ingin merekrut sang pemain di akhir musim 2015/16. Ditambah kan pula, klub besar Eropa macam Manchester United, Manchester City, Liverpool dan juga Juventus tengah mempersiapkan serangan untuk bisa bernegoisasi dengan pihak klub Dortmund dan juga dari agen sang pemain untuk bisa membawa ke klub mereka masing-masing di musim panas mendatang.