Hadapi Musim Buruk Di Liverpool, Benteke Diragukan Tampil Di Euro 2016

Penampilan penyerang berbadan tinggi kekar milik Liverpool, Christian Benteke sampai sejauh ini tidak mengalami perubahan dari segi permainan. Dirinya seakan tidak bisa keluar dari lembah hitam yang sudah menghinggapinya dalam beberapa musim belakangan ini dan hal ini jelas mengancam posisi Benteke diskuat timnas Belgia dalam ajang Piala Euro 2016 Prancis mendatang. Apalagi sang pelatih Belgia sekarang ini, Marc Milmots menyatakan tidak ada jaminan untuk Benteke bisa masuk kedalam daftar pemain timnas Belgia.

Tercatat Benteke datang ke Liverpool dengan nilai transfer mencapai 32,5 juta poundsterling dari Aston Villa pada musim panas lalu. Sampai sekarang ini, Benteka hanya mampu memberikan tujuh gol dari 24 pertandingan yang sudah dia mainkan bersama The Reds di Liga Primer. Jumlah ini jelas berbanding jauh dari penyerang milik Everton, Romelu Lukaku dengan raihan 18 gol dan penyerang lain dari Marseille bernama Michy Batshuayi dengan jumlah 13 gol.

Bahkan muncul nama baru dengan bakat luar biasa dan didukung dengan usia yang masih terbilang muda yang sama-sama berseragam Liverpool, Divock Origi. Dimana pemain tersebut lebih dipercaya oleh Jurgen Klopp sebagai pemain pengganti dari Daniel Sturridge diskuat inti Liverpool. Hal ini jelas mempersempit peluang Benteke untuk bisa unjuk gigi sebagai ajang pembuktian bahwa dirinya mampu berubah menjadi lebih baik lagi. Dengan demikian, posisi Benteke di timnas Belgia semakin sempit saja. Hal ini berdasarkan ungkapan yang dikeluarkan oleh Marc Wilmots seperti dibawah ini.

“Saat ini Benteke tidak berada dalam posisi yang aman. Kondisi dan situasi yang ada telah membuat dia sulit berkembang, Jurgen Klopp datang sebagai warna baru dan keputusannya sudah tidak bisa dirubah tanpa pengecualian,” ungkap Wilmots kepada media.

“Sungguh sangat disayangkan hal ini terjadi kepada dia, akan tetapi Benteke masih memiliki waktu untuk bisa merubah itu semua dan dengan kerja keras tanpa pernah merasa putus asa mungkin semua itu bisa berubah cepat. Kita bisa melihat ketika dia sudah absen dalam ajang super besar sekelas Piala Dunia 2014 lalu, dengan begitu jika dia kembali melewati ajang terbesar Eropa, sungguh lengkap sudah penderitaan dia di musim ini,”

Namun demikian, Wilmots tetap memberikan kesempatan bagi Benteke dengan melihat potensi yang dia punya. Kemungkinan besar sosok Benteka masih diperlukan dalam skuat Belgia. “Saya akan menyaring pemain untuk Piala Euro 2016 nanti dengan melihat dari sisi profil sang pemain bukan dari performanya selama beberapa bulan terakhir ini,” kata penambah Wilmots. Dengan perbandingan dari, “Batshuayi merupakan penyerang yang lihai memanfaatkan peluang didalam kotak pinalti, sementara itu Benteke bagus dalam duel bola atas, sedangkan Lukaku memiliki fisik yang kuat dengan kecepatan diatas rata-rata pemain lain.” tutup Wilmots.