Hadirnya Salah, Klopp Dibuat Pusing Dengan Skema Tim

Jurgen Klopp selaku pelatih pada skuat Liverpool sempat mengatakan bahwa dirinya belum memikirkan skema yang cocok untuk skuatnya di musim depan, usai Liverpool memecahkan rekor transfer dalam transfer Mohamed Salah.

Pos Mohamed Salah ialah sebagai pemain sayap kanan. Yang menjadi persoalnnya, pada musim lalu pos tersebut diduduki oleh Sadio Mane yang bermait amat baik dan menyumbangkan sebanyak tiga belas gol untuk The Reds (julukan Liverpool) pada ajang kompetisi Liga Inggris. Salah pribadi mencatatkan sebanyak lima belas gol dari posnya tersebut pada ajang Serie A bersama dengan skuat AS Roma.

Yang jelas, dengan hadirnya Salah, Jurgen Klopp menjadi lebih mempunyai banyak pilihan di Liverpool. “Dari segi strategi, kami menjadi lebih luwes. Hal tersebut bergantung pada siapa yang ada dan kapan. Kami pun bakal memperkenalkan aturan yang berbeda,” ucap Klopp pada akun resmi Liverpool.

“Di tahun 2015/2016, kami tampil yang kebanyakan menggunakan sistem dengan skema 4-2-3-1. Ditahun 2016/2017 kami kerap menggunakan skema 4-5-1atau 4-3-3. Dari sudut padang kami, tersebut  sangat pas dengan pesepak bola yang kami punya. Saya kurang yakin ke arah yang mana kami mesti bermain (di musim depan), bakal ada beberapa alur cerita yang berbeda.”

Sederet media asal Inggris mengabarkan bahwasannya Klopp berniat menggeser Mane menjadi winger kiri Liverpool dalam skema 4-3-3. Disamping Philippe Coutinho yang tahun lalu menduduki pos tersebut akan digeser selaku pesepak bola tengah. Ada pula pos striker tengah tetap diduduki Roberto Firmino.

“Yang pasti, kami memerlukan tim yang lebih besar, maka kami bakal menyiapkan diri untuk sepakbola Eropa. Umumnya Anda kerap berniat untuk mengambil langkah seanjutnya untuk musim depan. Anda mesti menyaksikan  bagaimana kondisi dan ketika pesepak bola anyar masuk,” ucap Klopp menambahkan.