Italia Tidak Akan Lupa Dengan Sejarah Lempar Koin Di Piala Euro 1968

Bila kita bicara tentang sejarah dunia sepakbola pastinya akan ada banyak cerita yang tidak mungkin kita bisa bahas satu hari satu malam, jelas akan memakan banyak waktu dan kali ini kita akan mencoba mengingat apa yang terjadi pada 48 tahun yang lalu di Piala Euro.

Cerita menarik datang ketika belum diresmikannya sistem adu pinalti sebagai penentu laga kemenangan sebuah pertandingan, dunia sepakbola sempat mengenal beberapa cara untuk mengakhiri pertandingan yang berlangsung selama 90 menit tanpa pemenang. Salah satu cara yang mungkin semua orang sudah tahu adalah sistem Golden Gol dan Silver Gol. Namun jika dalam babak tersebut tidak ada gol yang tercipta, pasti akan timbul sebuah pertanyaan bagaimana cara kita mengakhiri pertandingan tersebut?.

Mungkin cara ini terbilang aneh dan tidak benar, namun dimasa lalu jika pertandingan sudah melalui babak tambahan waktu dan tidak ada gol yang tercipta, maka pemenang pertandingan tersebut akan diakhiri dengan ‘lempar koin’. Walaupun cara tersebut terbilang tidak adil dan hanya mengandalkan keberuntungan saja, namun nyatanya sistem itu benar-benar ada dan terjadi pada pargelaran sebesar Piala Euro, lebih tepatnya terjadi pada Euro 1968.

Lempar koin itu terjadi ketika babak semi final Euro 2016 yang mempertemukan tuan ruma Italia melawan Uni Soviet, dimana pada pertandingan tersebut tidak ada satu gol pun tercipta hingga babak tambahan. Hingga pada akhirnya wasit yang memimpin pertandingan bernama Kurt Tschenscher menentukan pemenang dari pertandingan ini dengan cara lempar koin yang akhirnya keberuntungan datang ke pihak Italia.

Kejadian lempar koin ini hampir saja terulang kembali, tepatnya pada laga final Euro 1968 yang mempertemukan Italia dan Yugoslavia, sama seperti sebelumnya pertandingan berakhir dengan skor 1-1 hingga babak tambahan berjalan. Namun pihak penyelenggara mempunyai inisiatif tidak akan melakukan hal yang sama dengan alasan bahwa pertandingan ini final. Sampai pada akhirnya mereka memutuskan untuk menggelar laga ulang yang dimainkan dua hari berselang, dimana pada pertandingan kedua tersebut Italia mampu mengalahkan Yugoslavia dengan skor 2-0. Dengan demikian Italia berhak mengangkat trofi Piala Euro 1968.