Kiper AC Milan Diancam Ingin Dibunuh

Persoalan terkait kontrak Gianluigi Donnarumma dengan klub AC Milan kian melebar.

Penjaga gawang yang kini tengah berusia 18 tahun tersebut menerima perlakuan kurang mengenakkan sebab dirinya tidak mau menambah masa kerjanya di San Siro.

Beberapa waktu lalu, Milan telah mengumumkan bahwa Gianluigi Donnarumma menolak menambah durasi kontraknya.

Putusan yang diambil sang kiper itu timbul usai adanya perjumpaan antara kubu klub dengan Mino Raiola yang merupakan agen dari si pesepak bola.

Menurut penuturan dari Raiola, sejak saat itu hidup Donnarumma seakan menjadi mengerikan. Kliennya tak cuma mendapat cercaan, namun pula teror pembunuhan.

“Kami dalam kondisi rawan, Milan akan ditinggal sosok Donnarumma. Saya sebagai penanggung jawab atas keputusan dirinya. Diancam untuk tak tampil main, teror pembunuhan, poster yang berisi kecaman tak pernah dilepas, dan sikap diam kepada kami,” ucap Raiola disampaikan oleh salah satu media.

“Sekarang, terbentuk kondisi yang sering bentrok dan penuh dengan kekerasan. Gianluigi Donnarumma serta pula keluarganya mendapat ancaman,” ujar pria yang melancarkan transfer Paul Pogba menuju klub MU (Manchester United) ditahun 2016 tersebut.

Berita yang berhembus di Italia mengatakan bahwasannya AC Milan berniat menambahkan honor Donnarumma yaitu menjadi 4.500.000 euro atau setara dengan 66,7 milyar rupiah per tahun ditambah dengan bonus apabila terciptanya kesepakatan kontrak baru.

Akan tetapi, dalam tahap perundingan kontrak anyar, Raiola mengharapkan adanya biaya pelepasan cumma senilai 10.000.000 euro bila Rossoneri tak berhasil masuk menuju Liga Champions. Hal itulah yang menjadikan AC Milan keberatan.

“Terkait financial takkan menjadi persoalan apabila dari masing-masing pihak bersedia menemukan jalan keluar. Mereka pihak manajemen Rossoneri menangani pesepak bola top seperti Donnarumma secara salah, mereka terlalu riang,” ujar Raiola.

Keadaan terbaru di AC Milan menjadikan Donnarumma sebagai target bidikan dari sederet klub raksasa Eropa. Real Madrid, Manchester United, dan Juventus dipercaya sebagai kuda pacu dalam perebutan penjaga gawang tim nasional Italia tersebut.