Lewandowski Tantang Gotze Buktikan Diri Di Munchen

Sama-sama berkostum Bayern Munchen pastinya hubungan antara Robert Lewandowski dengan Mario Gotze sangat dekat, untuk itu Lewandowski percaya jika rekan satu timnya tersebut bisa meraih kesuksesan bersama Munchen. Tentunya semua itu bisa raih jika Gotze bisa meningkatkan kemampuan bermainnya disisa musim Bundesliga dan liga champions.

Pernyataan Lewandowski ini bisa diartikan sebuah tantangan tersendiri untuk Gotze agar bisa mendapatkan tempat utama di skuat tim Munchen, seperti kita ketahui bersama jika pemain timnas Jerman tersebut nampak kesulitan untuk bisa mengembangkan permainan terbaiknya selama klub tersebut diarsiteki oleh Pep Guardiola. Alhasil mantan pelatih Barcelona tersebut lebih banyak membangku cadangkan Gotze dan banyak memberikan kesempatan untuk Gotze sebagai pemain pengganti saja.

Dengan demikian, Lewandowski memberikan saran kepada Gotze untuk terus bekerja keras dan bisa membuktikan kapasitasnya sebagai pemain profesional dengan menjawab semua kritikan tajam yang mengarah kepada dia beberapa bulan terakhir ini.

“Gotze sedikit kembali dalam menemukan ritme permainan terbaiknya, ini terbukti ketika dia bermain dalam jeda internasional bersama Jerman dan keberhasilan ini telah membuktikan jika dia masih menjadi salah satu pemain terbaik dunia,” terang Lewandowski kepada media.

“Seharusnya dia tidak usah memikirkan apa yang sedang terjadi di media dan dia tentunya tidak perlu mendapatkan tekanan yang hebat. Gotze tahu betul apa yang harus dilakukan untuk menghilangkan tekanan tersebut, hal ini sudah biasa bagi Gotze. Untuk itu terlihat menggelikan jika ada berita perihal masa depan dia,”

“Sampai sekarang ini dia merupakan bagias dari Munchen dan kami masih menyisahkan beberapa pertandingan lagi di liga domestik maupun Eropa. Sisa pertandingan ini masih cukup untuk pembuktian diri Gotze bersama Munchen dan dia harus bertahan lebih lama disini karena dia merupakan salah satu pemain terbaik yang ada di dunia ini,”

“Nilai lebih dari Gotze adalah kemampuan dia dalam menguasai bola dan pergerakannya mampu memberikan celah bagi kami untuk bisa membuat gol. Sebagai contoh ketika dia melakukan penguasaan bola, melakukan gerakan berbalik dan selanjutnya melangkah maju dalam hal menyerang. Ini merupakan salah satu kemampuan terbaik yang dia miliki,”

“Semua ini bisa kita katakan normal, ketika pemain baru saja kembali dari absen yang cukup lama karena cedera yang dia terima. Secara perlahan dia bisa mengembalikan performanya, sampai pada akhirnya orang-orang akan sadar jika dia sudah jarang mendapatkan waktu bermain sepanjang musim ini berjalan.” tutup pemain timnas Polandia tersebut.