Ramsey buka Suara Soal Insidennya Dengan Cavani

Emirates Stadium telah menjadi saksi bagaimana Arsenal ditahan imbang 2-2 oleh Paris Saint Germain, di matchday lima Grup A Liga Champions pada hari Kamis, 24 November 2016.

Dengan empat gol yang tercipta serta fakta-fakta menarik hadir didalam nya, namun disisi lain hadir sebuah bumbu rasa beda. Dimana tersaji sebuah pertengkaran seru dan terlihat adu perang usat syaraf antara geladang tengah Arsenal, Aaron Ramsey dengan pemain depan PSG, Edinson Cavani.

Meski terbukti melakukan kontak keras dengan Cavani sehingga melibatkan semua pemain. Namun disini, Ramsey mencoba menjelaskan bahwa semua itu adalah hal wajar di dalam pertandingan sepakbola dan dia mengakui selepas pertandingan semua kembali normal.

“Hal semacam ini biasa terjadi di atas lapangan pertandingan, tapi tidak masalah karena pada akhirnya kami berjabat tangan dan tidak ada apapun yang terjadi,” ungkap Ramsey usai pertandingan kepada wartawan yang meminta nya memberikan keterangan dalam arah jalan keluar stadion.

“Saya pun memaklumi nya, karena semua ini terjadi di dalam pertandingan panas. Saya tidak punya masalah mengenai ini. Saya juga tak ingin menuntut apapun, wasit yang harus memutuskan hukuman apa yang harusnya diberikan terkait hal tersebut,”

Sementara itu, Ramsey juga menyinggung hasil dari pertandingan. Dimana tim nya harus berpuas diri masih tertahan di posisi kedua klasemen grup dan posisi puncak pun masih berada di tangan PSG.

“Hasil ini belum memberikan rasa kepuasan kepada saya. Tim kami pantas menang, namun inilah sepakbola. Dimana setiap pertandingan selalu menghadirkan banyak kejutan dan tidak semua orang bisa menebak bagaimana hasilnya.” tambah pemain kelahiran Wales tersebut.

Adapun target Arsenal di bawah arahan Arsene Wenger ingin menjadi juara grup Liga Champions 2016/17. Meski bermain imbang, The Gunners sudah dipastikan lolos ke babak 16 besar.