Ranieri Sudah Tak Sabar Jalani Liga Champions

Liga Champions Eropa adalah salah satu liga terbaik dunia dan hal ini lah yang membuat manajer Leicester City, Claudio Ranieri mengaku sangat senang akan bisa kembali merasakan atmosfir Liga terbaik itu, meski buat dirinya dan Leicester City ini merupakan hal yang baru dalam perjalanan mereka di kompetisi profesional.

Bagi Leicester City ini merupakan sejarah baru usai mereka bersama-sama mengangkat tropi Premier League Inggris musim lalu. Sedangkan bagi Ranieri, ini bukan kompetisi yang baru. Dia tercatat pernah merasakannya bersama Inter Milan pada tahun 2002, ketika disingkirkan Marseille di fase knock-out pertama.

Laga perdana pun akan segera dimulai, adapun Leicester akan mencoba melawan Club Brugge yang akan berlangsung di Breydel Stadium. Melihat lawan yang mereka hadapi, banyak yang memprediksikan laga tersebut akan berjalan imbang dan kemungkinan Leicester akan memenangkan pertandingan perdana sekaligus mencatatkan sejarah baru.

“Saya sudah tidak sabar untuk kembali mencicipi suasana Liga Champions, ini bukan hal yang baru bagi saya. Maka saya akan memberikan sesuatu pengalaman kepada para pemain untuk bisa bermain lepas dan memberikan kemenangan pertama bagi tim di ajang besar seperti ini,” ungkap Ranieri jelang pertandingan.

“Akan menjadi momen indah bagi para pemain dan hal ini mungkin akan selalu mereka ingat. Kami akan menjalani lebih dari 22 pertandingan dan tenaga pastinya akan menjadi tigas kami. Kami harus bisa mengendalikan ini agar bisa berjalan dengan baik,”

“Kami harus bermain sesuai dengan karakter kami dan kami tidak bisa merubah itu. Kalau sepakbola kami adalah bagus untuk Liga Champions, kami akan terus bertahan. Andai kami tidak bisa memainkan itu, maka kami akan mencoba merubahnya. Ajang ini sungguh berat dan kami memiliki dua opsi untuk bisa menjaga ritme permainan terbaik kami,”

“Mungkin finish diposisi ketiga adalah pencapaian yang bagus, karena ini akan menjadi pengalaman berharga kami. Akan menjadi lebih penting lagi ketika kami memasuki bulan Desember.” tutup mantan pelatih Chelsea tersebut.