Silva Tolak Rencana Hull Soal Pembagian Stadion Dengan Tim Rugby

Marco Silva menjadi orang pertama yang keras menyuarakan penolakan kepada petinggi klub sebagaimana mereka merencakan pembagian stadion dengan tim rugby Hull FC.

Sebagai catatan, jika stadion KC markas Hull sudah menjadi kandang tim rugby tersebut sejak 2003 silam dan Silva merasa tim sepakbola selalu menjadi yang dirugikan. Dan Silva marah bukan tanpa alasan, mengingat lapangan bermain yang dipakai anak asuhnya terbilang buruk saat menang 2-1 atas Swansea City pada akhir pekan kemarin dan pertandingan itu terjadi 17 jam selang partai Hull FC di liga rugby.

Lantas Silva melakukan pergerakan dengan blusukan ke dewan tertinggi klub dan meminta segera mencari solusi agar tidak terjadi hal sama. Meski yang bersangkutan mengetahui bahwa stadion tersebut dimiliki oleh dewan kota. Itu artinya sangat berat untuk menggeser tim rugby dari KC Stadium.

“Ada banyak hal yang harus dibenah dan jelas harus ditingkatkan, satu tim bermain rugby pada Jumat dan kemudian kami bermain pada Sabtu. Saya pikir, itu sangat sulit di level ini. Saya sudah katakan itu kepada direksi, itu tidak mungkin.” kata pembuka Silva.

Terlepas dari itu, tindakan keras Silva pun mendapat banyak dukungan termasuk dari pelatih Swansea City, Paul Clement dengan mengatakan: “Ini tidaklah ideal ketika Anda memiliki pertandingan di lapangan ini, dimana malam sebelumnya sudah digunakan.”

“Pertandingan apa pun itu, entah itu liga rugby, partai sehari sebelum laga Liga Primer digelar dalam pandangan saya sungguh tidak bagus dan mesti ada jalan keluar cepat demi mendapat respon bagus dari kalangan penting.” tandasnya.

Dengan kemenangan ini, maka Hull mendapat angin segar dan masih memungkinkan bagi mereka keluar dari zona merah degradasi musim depan sebagaimana saat ini mereka masih berada di posisi ke-18 klasemen dengan raihan 24 poin sekaligus hanya tertinggal satu poin dari Crystal Palace yang berada satu tingkat dari mereka.