Sterling Buka Suara Perihal Kepindahannya Ke Manchester City

Keputusan seorang pemain sepakbola untuk meninggalkan klub lamanya sering kali menjadi polemik, apalagi bila sang pemain tersebut pindah ke rival abadinya diliga. Hal ini lah yang juga dirasakan oleh Raheem Sterling ketika dirinya harus meninggalkan Liverpool dan memilih untuk hijrah ke Manchester City, dimana kedua klub tersebut sama-sama bermain di Liga Primer Inggris.

Namun Sterling sendiri mengakui bahwa keputusannya meninggalkan Liverpool dan memilih untuk bermain di The Citizen dimusim panas lalu adalah langkah yang benar dan Sterling juga menganggap ini merupakan keputusan terbaik dalam karir sepakbolanya.

Seperti kita ketahui bersama jika keputusan Sterling pindah ke Manchester telah menimbulkan reaksi keras dari pendukung Liverpool, ini berdasarkan apa yang sudah dilakukan sang pemain dengan menolak kontrak baru dari The Reds dan lebih memilih menerima tawaran dari Manchester City dengan nilai transfer mencapai 49 juta poundsterling. Akan tetapi, baru ini Sterling telah menepis kabar perihal kepindahannya ke City bukan semata-mata karena uang.

Menurut pemain timnas Inggris ini menyatakan jika dia hanya ingin mengembangkan diri saja dan berusaha meraih level yang lebih tinggi.

“Ketika saya resmi meninggalkan Liverpool dan sampai sekarang ini, hampir semua isi di akun media sosial saya bersimbol binatang ular dan beberapa tuduhan saya telah haus akan uang. Namun semua itu tidaklah benar, saya melakukan hal ini hanya untuk mengembangkan permainan agar menjadi lebih baik lagi,” terang Sterling kepada media.

“Saya melakukan ini dengan apa kata hati dan saya pikir ini adalah jalan terbaik untuk karir saya pada saat itu. Hijrah ke Manchester City adalah langkah yang bagus dan menjadi ajang pembuktian saya untuk mencapai level tertinggi,”

“Dengan demikian saya hanya ingin berfokus dalam sepakbola dan mencoba untuk menghindari kejaran dari para media. Ini jelas sulit ketika mereka membuat cerita saya yang menjadi dasar keburukan saya dan saya tida bisa merubah itu semua. Ketika saya mencoba untuk membenarkannya, keadaan dan situasi malah makin buruk,” nada sedih dari Sterling.